<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>narkotika &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/narkotika/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "narkotika"</description>
	<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 09:23:52 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Sanna Bråding dömd för narkotikabrott]]></title>
<link>http://terese.wordpress.com/?p=1347</link>
<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 13:58:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>terese</dc:creator>
<guid>http://terese.wordpress.com/?p=1347</guid>
<description><![CDATA[Nu skriver aftonbladet och Expressen ut namnet på den kända programledaren som har varit misstänk]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Nu skriver <a href="http://www.aftonbladet.se/nyheter/article2773865.ab" target="_blank">aftonbladet </a>och <a href="http://www.expressen.se/noje/1.1212770/sanna-brading-domd-till-fangelse" target="_blank">Expressen</a> ut namnet på den kända programledaren som har varit misstänkt för narkotikabrott. Det var inte helt otippat<strong> Sanna Bråding</strong> det handlade om precis som <a href="http://www.realtid.se/ArticlePages/200804/29/20080429110236_Realtid801/20080429110236_Realtid801.dbp.asp" target="_blank">Realtid.se</a> skrev då programledaren hade gripits i april. <a href="http://www.expressen.se/noje/1.1212309/darfor-tog-jag-kokain" target="_blank">Expressen har även fått prata med Sanna </a>som talar ut om varför hon tog kokain.</p>
<p><strong>Sanna</strong> som är 28 år och känd bla från tv-serien <strong>Tre Kronor</strong> får nu 3 månaders fängelse och skyddstillsyn för sitt narkotikabrott. Rätten skriver:</p>
<p><strong><em>”Det som framkommit om Sanna Brådings personliga förhållanden och att hon kan få problem i framtiden med sitt arbete talar för att Sanna Bråding skulle behöva en övervakare och annan hjälp för att inte återfalla i missbruk och nya brott. En sådan påföljd är dock inte tillräckligt ingripande om den inte kombineras med ett fängelsestraff. Påföljden bör bestämmas på det sättet.” </em></strong></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.realtid.se/ArticlePages/200804/29/20080429110236_Realtid801/Sanna_brading_200.jpg" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[5 Pegawai Dindik Banten Pesta Sabu]]></title>
<link>http://qizinklaziva.wordpress.com/?p=293</link>
<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 10:15:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>qizinklaziva</dc:creator>
<guid>http://qizinklaziva.wordpress.com/?p=293</guid>
<description><![CDATA[
Satuan Narkoba Polres Cilegon, Selasa (3/6) malam sekira pukul 23.00 WIB, menggerebek pesta sabu-sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Arial;"></p>
<p align="justify">Satuan Narkoba Polres Cilegon, Selasa (3/6) malam sekira pukul 23.00 WIB, menggerebek pesta sabu-sabu yang dilakukan 5 pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan (Dindik) di Banten.</p>
<p align="justify">Kelima pegawai tersebut diciduk saat sedang pesta sabu-sabu di sebuah kamar Hotel Putri Duyung (sebelumnya bernama Hotel Ryugu), Anyer.</p>
<p align="justify">Kelima pegawai Dindik itu berinisial NS, AH, SRP, BPR, dan J alias E. Kelimanya berada di Anyer untuk mengikuti acara Sosialiasi Penetapan Angka Kredit (PAK) yang dihelat Dinas Pendidikan Provinsi Banten di Hotel Nuansa Bali, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Hotel Putri Duyung. Dalam penggerebekan itu, petugas hanya menemukan beberapa paket sabu-sabu.</p>
<p align="justify">Kepala Dindik Banten Eko E Koswara saat dikonfirmasi via telepon genggamnya tadi malam, mengaku terkejut dan belum mendapatkan pemberitahuan dari pihak kepolisian perihal penangkapan lima pegawainya.</p>
<p align="justify">Namun, Eko membenarkan bahwa pihaknya sedang mengadakan acara di tiga tempat berbeda di Anyer, yang pesertanya dari lingkungan Dindik kabupaten dan kota. Ketiga tempat itu adalah Hotel Patrajasa, Hotel Mabruk, dan Hotel Nuansa Bali.</p>
<p align="justify">Acara tersebut adalah Seminar Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta Iman dan Takwa (Imtak) yang di Hotel Nuansa Bali Anyer, Seminar Penilaian Angka Kredit Pamong di Hotel Patra Jasa, dan Seminar Guru di Hotel Nuansa Bali.</p>
<p align="justify">"Saya belum tahu dan belum mendapatkan pemberitahuan dari pihak kepolisian. Sepenuhnya saya serahkan kasusnya kepada pihak berwajib. Mengenai sanksi, jika terbukti dan benar terlibat, saya akan melaporkan kasus itu kepada Pemprov dan BKD," ujarnya.</p>
<p align="justify">Ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tadi malam, Kasat Narkoba Polres Cilegon, AKP Didik Novi Rahmanto, mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh. "Saat ini mohon maaf kami belum bisa memberikan keterangan apapun karena kasusnya masih dalam pengembangan," kata Didik seraya menyatakan bahwa penanganan kasus narkoba berbeda dengan tindak kriminal lainnya.</p>
<p align="justify">Hal serupa dikatakan Kabag Bina Mitra Polres Cilegon AKP Ade Kusnadi. "Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya. (brp)</p>
<p align="justify"> </p>
<p align="justify">Sumber : Radar Banten</p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rappare gripen i Stockholm ]]></title>
<link>http://frianyheter.wordpress.com/?p=138</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 15:12:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>Fria Nyheter</dc:creator>
<guid>http://frianyheter.wordpress.com/?p=138</guid>
<description><![CDATA[Den amerikanska rapparen Spliff Star greps för narkotikabrott när polisen gjorde en razzia mot rap]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float:right;border:black 1px solid;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/99/Spliff_Star.jpg/220px-Spliff_Star.jpg" alt="" width="220" height="164" />Den amerikanska rapparen Spliff Star greps för narkotikabrott när polisen gjorde en razzia mot rapparen Busta Rhymes efter en spelning i Stockholm.</p>
<p>Polisen gjorde sitt tillslag efter ett tips att artisterna rökte marijuana och hasch på sitt hotell. Strax efter fem på söndagsmorgonen stormades hotellet. Busta Rhymes brottades ner av polisen vid tillslaget.</p>
<p>Polisen letade genom alla rum, men det enda misstänkta de hittade var i Spliff Stars rum. Han fick lämna urinprov och kunde sedan lämna polisstationen. Han är misstänkt för ringa narkotikabrott.</p>
<p>– Det fanns tydliga tecken på att han rökt på. Han erkände, men sa att han rökt i USA för två dagar sedan. Vi får väl se när provsvaren kommer, säger Lars-Erik Baarsen vid Södermalmspolisen till Expressen.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-decoration:line-through;">                                                                         </span></p>
<p><strong><img class="alignright" style="float:right;border:black 1px solid;" src="http://z.about.com/d/crime/1/0/p/B/snoop.jpg" alt="" width="233" height="279" />Fakta Hiphop-<span style="text-decoration:line-through;">musiken</span></strong><br />
<em>Texterna handlar ofta om:</em></p>
<ul>
<li><em>kriminalitet</em></li>
<li><em>droger</em></li>
<li><em>våld</em></li>
<li><em>att kvinnor är horor</em></li>
</ul>
<p><em>Ord som ofta förekommer är:</em></p>
<ul>
<li><em>motherfucker</em></li>
<li><em>"hoes" (horor)</em></li>
<li><em>pimp (hallick)</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jual Narkoba untuk Nonton Taufik Hidayat]]></title>
<link>http://beritamaya.wordpress.com/?p=125</link>
<pubDate>Tue, 13 May 2008 16:43:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>sanjisan</dc:creator>
<guid>http://beritamaya.wordpress.com/?p=125</guid>
<description><![CDATA[JAKARTA, SELASA - Ada-ada saja alasan pengedar narkoba ketika ditangkap polisi. Namun alasan yang di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SELASA</strong> - Ada-ada saja alasan pengedar narkoba ketika ditangkap polisi. Namun alasan yang dibuat tiga bersaudara Oki (32), Masrullah (40), dan Edi (35), yang ditangkap polisi saat mengedarkan pil eksotan ini agak unik. Mereka mengaku jualan narkoba karena ingin mengumpulkan uang untuk melihat langsung laga pebulu tangkis Taufik Hidayat memperebutkan piala Thomas.</p>
<p>Katanya mereka nge-fans berat untuk bisa melihat langsung laga Taufik. Sampai-sampai jauh hari sebelum Thomas dan Uber digelar, mereka sudah siap-siap mengumpulkan uang untuk beli tiket.</p>
<p>"Saya nge-fans habis sama Taufik. <em>Ngumpulin</em> duit untuk bisa nonton langsung di Istora," kata Oki memberi alasan sampai nekat menjual narkoba kelas tiga ini, Selasa (13/5).</p>
<p>Tiga bersaudara warga Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan ini ditangkap saat kumpul- kumpul di Jalan Haji Kamang, Pondok Labu, Selasa (13/5). Mereka mengaku terjun sebagai penjual pil eksotan ini sudah sebulan sejak iklan piala Thomas dan Uber gencar<br />
dipromosikan. Mereka berpikir, inilah jalan cepat mengumpulkan duit untuk membeli tiket masuk laga piala Thomas dan Uber.</p>
<p>Namun alasan mereka patut diragukan. Sebab sejak Piala Thomas dan Uber digelar, sejak Minggu lalu, belum sekalipun ketiga tersangka pengedar narkoba ini melihat laga Taufik Hidayat Cs. Padahal uang hasil jualan narkoba yang telah mereka dapatkan, lebih dari<br />
cukup untuk membeli tiket masuk piala Thomas dan Uber. Mereka mengaku sudah mengantongi untung Rp 250 ribu. Sementara harga tiket hanya Rp 50 ribu.</p>
<p>"Lagi apes. Belum dipakai nonton udah <em>ketangkep. Pinginnya</em> nanti-nanti, " ujar Oki memberi alasan kenapa belum juga nonton meski laga piala Thomas dan Uber sudah<br />
mulai.</p>
<p>Saat ditangkap, tiga bersaudara ini tengah membawa 180 butir pil eksotan. Barang-barang haram itu mereka edarkan di sekitar tempat tinggalnya. <strong>(Persda Network/Sugiyarto)</strong><br />
* Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network(<a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/13/22565242/jual.narkoba.untuk.nonton.taufik.hidayat" target="_blank">kompas.com</a>)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Info for parents and all - new kind of drugs]]></title>
<link>http://woelank.wordpress.com/?p=91</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 11:31:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>woelank</dc:creator>
<guid>http://woelank.wordpress.com/?p=91</guid>
<description><![CDATA[Got this on my email -thought I  might as well distribute to friends, just to avoid unnecessary  mis]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;">Got this on my email -thought I  might as well distribute to friends, just to avoid unnecessary  misfortune.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;">I mean...... There are really  reaaallly sick people out there!</span></p>
<h3><span style="font-size:18pt;color:black;">This is a new drug known as  strawberry quick</span></h3>
<p class="MsoNormal"><img src="http://i249.photobucket.com/albums/gg226/woelank/cid_AE95AFF1-675A-4BC7-8A6E-7975A34.jpg" alt="" width="281" height="211" /></p>
<h3><!--more--></h3>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;">There is a very scary  thing going on in the schools right now that we all need to be aware  of.</span></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;">There is a type of  crystal <strong><span style="text-decoration:underline;"><span>meth</span></span></strong> going around that  looks like strawberry pop rocks (the candy that sizzles and "pops" In your  mouth). It also smells like strawberry and it is being handed out to kids in  school yards. They are calling it strawberry meth or strawberry  quick.</span></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;">Kids are ingesting this  thinking that it is candy and being rushed off to emergency in dire  condition. It also comes in chocolate, peanut butter, cola, cherry, grape  and orange. </span></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#000000;">Please instruct your  children to <strong>not</strong> accept candy from strangers and even not to accept candy  that looks like this from a friend (who may have been given it and believe it is  candy) and to take any that they may have to a teacher, principal, etc.  Immediately.</span></p>
</div>
<div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:13.5pt;color:#000000;">woelank says:</span></p>
<p class="MsoNormal">well, I don't know is it already in Indonesia or not. But at least we know about this new product and be aware of it..</p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["Aku Berprestasi Tanpa Napza ..."]]></title>
<link>http://grumindo.wordpress.com/?p=23</link>
<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 04:20:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>grumindo</dc:creator>
<guid>http://grumindo.wordpress.com/?p=23</guid>
<description><![CDATA[Aku berprestasi tanpa Napza , Kita semua harus berjanji bahwa GRUMINDO men-support Indonesia untuk b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Aku berprestasi tanpa Napza , Kita semua harus berjanji bahwa GRUMINDO men-support Indonesia untuk berani melakukan hal apapun tanpa NAPZA !! :</p>
<ol>
<li>Saya berjanji Tidak akan mencoba NAPZA</li>
<li>Saya berjanji akan menghidupkan nama baik keluarga, negara, sekolah tanpa NAPZA !!</li>
</ol>
<p>Beberapa hal yang dapat kalian peroleh !!</p>
<p>Mohon dengarkan hal ini<br />
Salam, Glenn Rumindo</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Remaja Berkepribadian Lemah dan Narkoba]]></title>
<link>http://keslamsel.wordpress.com/?p=221</link>
<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 04:05:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>p4n5</dc:creator>
<guid>http://keslamsel.wordpress.com/?p=221</guid>
<description><![CDATA[Oleh: Sawitri Supardi-Sadarjoen
Anjuran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui pesan layanan sing]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Oleh: Sawitri Supardi-Sadarjoen</span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Anjuran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui pesan layanan singkat (SMS) untuk menghentikan penyalahgunaan dan kejahatan narkoba membuat orangtua harus meningkatkan kewaspadaan terhadap remaja yang rentan penyalahgunaan narkoba.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Masalah pokok remaja berpangkal pada pencarian identitas diri. Mereka mengalami krisis identitas karena untuk dikelompokkan ke dalam kelompok anak-anak merasa sudah besar, namun kurang besar untuk dikelompokkan dalam kelompok dewasa. Identitas diri adalah kepastian posisi sosial dalam lingkup pergaulan di mana seseorang berada.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Sejauh mana remaja mampu meraih identitas dirinya, tergantung dari sejauh mana remaja mampu mengendalikan luapan emosi saat merasa tersinggung oleh seseorang di sekitarnya; menempatkan diri dengan wajar dalam relasinya dengan teman sebaya; memperoleh tokoh idola untuk pencapaian identitas diri yang mantap, baik dalam kelompok rekan sebaya (peer) atau dalam keluarga; menerima diri apa adanya; mengendalikan intensitas emosi yang kurang menguntungkan karena keterbatasan tersebut dengan mengompensasi melalui pencapaian prestasi sekolah/sosialnya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Selain itu sejauh mana mampu mengendalikan melambungnya ambisi dan angan-angan karena meningkatnya kebutuhan perkembangan sosialisasi; mengenali dan mendapat peluang melatih pengendalian kebutuhan biologis baru, dalam hal ini dorongan seksual, tanpa mengurangi pemanfaatan lingkungan pergaulan guna mencapai kemampuan sosialisasi seoptimal mungkin; serta merasa memperoleh pengertian dan dukungan orangtua dan keluarga dalam kondisi kerentanan oleh krisis identitas tersebut.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Bila jawaban atas pertanyaan tersebut meragukan, maka remaja akan terjebak dalam perkembangan pribadi yang ”lemah” dan rentan penyalahgunaan narkoba.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Hambatan proses sosialisasi bisa disebabkan faktor internal (psikis) maupun faktor eksternal (fisik).</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Hambatan dalam proses sosialisasi merupakan manifestasi kelemahan fungsi kepribadian yang menyebabkan labilitas emosional sehingga tingkat toleransi stres pun relatif rendah. Ia mudah menyerah, kurang memiliki daya juang, dan rendah ketekunannya dalam belajar mengatasi masalah. Remaja tipe ini rentan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkoba.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Penyebab lain</span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Beberapa penyebab lain adalah dinamika relasi khas antara faktor psikis dan fisik yang kurang menguntungkan remaja. Misalnya, badan terlampau gemuk atau kurus, sikap tertutup, teman terbatas, prestasi belajar antara sedang ke kurang, dan kurang berani menghadapi tantangan</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Anak tipe ini biasanya kurang percaya diri sehingga rawan pemerasan/pemalakan. Awalnya dipaksa menyerahkan uang jajan sampai akhirnya dipaksa mencuri di rumah.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Hasil pemerasan langsung dibelikan narkoba dan sering terjadi anak dipaksa mencoba minuman keras atau narkoba yang dibeli dari hasil rampasan/pemerasan tadi.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Terbentuk pula kedekatan emosional anak dengan anggota geng lain dan jadilah ia anggota walaupun hanya anak bawang. Karena merasa harus diterima dalam lingkungan pergaulan, sikap loyal terhadap geng semakin kuat. Apa pun yang diminta rekan satu geng akan dipenuhi, apa pun korbannya. Kondisi ini diikuti peningkatan frekuensi bolos sekolah dan barang berharga di rumah menjadi kurang aman.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Beberapa faktor internal mirip hal di atas, tetapi keanggotaan terhadap geng diperoleh dengan pendekatan lebih luwes. Misalnya, anak diajak naik motor, diajari naik motor atau main gitar, untuk kemudian dijadikan obyek pemerasan. Karena khawatir kehilangan teman bermain, segala yang diminta pimpinan geng akan ia penuhi, termasuk merokok dan kemudian menggunakan narkoba.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Remaja yang sejak awal pubertas menunjukkan kurang suka belajar, sering bolos, dan menyukai permainan seperti pachinko atau permainan lain yang mengandung unsur perjudian biasanya mengalami ketidakpuasan emosional di rumah dan tidak mampu mengatasi permasalahan remaja dan gejolak jiwa remajanya. Ia frustrasi dan gelisah.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Keadaan ini sering dilatari sikap keluarga yang kurang sempat memerhatikan anak remajanya dan kurang memberi dukungan kasih serta perhatian bagi anak remaja untuk menyelesaikan masalah remaja tersebut. Keadaan frustrasi ini membuka peluang penggunaan narkoba sebagai cara remaja menyelesaikan masalahnya. Bila akhirnya keluarga mengetahui, reaksi lanjut pihak keluarga biasanya lebih tidak menguntungkan. Artinya, remaja semakin tenggelam dalam penggunaan narkoba sebagai jalan keluar masalahnya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Remaja yang pada dasarnya memiliki predisposisi kondisi mental psikopat, artinya dari sejak usia 10-11 tahun sudah melakukan perjalanan jauh sendiri tanpa direncanakan, sering ”kabur” dari rumah, pergi tanpa pamit, menghamburkan uang saku, dan biasanya mendapat uang itu sebagai hasil curian. Manakala uang habis, ia akan kembali ke rumah dengan air muka seolah tidak bersalah.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Remaja dengan kecenderungan fungsi kepribadian psikopat tidak segan melakukan kekerasan dan mengancam. Remaja tipe ini pun rawan penyalahgunaan narkoba karena di bawah pengaruh narkoba remaja merasa keberaniannya bertindak antisosial dan agresi semakin meningkat.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-GB">Karena itu, waspadalah orangtua dan keluarga. Beri dukungan, kasih, dan pengertian yang pas kepada remaja kita agar tidak terjebak lingkup perkembangan pribadi yang lemah dan rentan penyalahgunaan narkoba.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-GB"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Høj pris for regeringens narkopolitik]]></title>
<link>http://hvidgiraf.wordpress.com/?p=25</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 13:08:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Den hvide giraf</dc:creator>
<guid>http://hvidgiraf.wordpress.com/?p=25</guid>
<description><![CDATA[Ethvert menneske har retten til deres egen krop. Der er ingen der kan bestemme hvad vi må gøre ved]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ethvert menneske har retten til deres egen krop. Der er ingen der kan bestemme hvad vi må gøre ved vores krop. Uanset om man vælger om at løbe maraton, spise burgere morgen, middag og aften, ryge som en skorsten eller drikke sig sanseløs beruset hver eneste dag, så er det i sidste ende et personligt valg.</p>
<p>Denne opfattelse, at man som menneske bestemmer over sin egen krop, er ikke en, som regeringen er enig i. Regeringen mener, at den har retten til at bestemme over din krop. Regeringen vil gerne have at vi er produktive, sunde undersåtter, der kan tjene staten bedst muligt. Det er blandt andet derfor, at regeringen har valgt at kriminalisere indtagelse af og handel med narkotiske stoffer. En lovgivning der har forvandlet vores samfund til noget af det mest rædselsfulde nogen kunne forestille sig, og bliver narkotika ikke legaliseret nu, så vil samfundet kun udvikle sig i en mere negativ retning.</p>
<p>Regeringen har blandt andet gjort det kriminelt at handle med narkotika, fordi den mener at de derved kan beskytte narkomaner mod at gøre skade på deres egen krop. Resultatet er at narkomaner hver dag skal skaffe tusindvis af kroner for at skaffe penge til deres forbrug. En løftet pegefinger er nok ikke lige det der skal til for at få narkomaner ud af deres misbrug.</p>
<p>Kriminaliseringen af narkotikahandel har medført at priserne er drevet helt vildt i vejret for at dække den risiko, som den handlende løber ved at sælge stofferne. Samtidig ser man at politiet skal bruge fuldstændigt absurde mange ressourcer på at bekæmpe handlen, men også rigtigt mange ressourcer på den følgekriminalitet der opstår, for at narkomanerne kan skaffe penge til deres misbrug.</p>
<p>Det er ikke sundt for hverken krop eller hjerne at indtage narkotika. Det er dog endnu mindre sundt at indtage urene stoffer. Brugerne har meget lille sikkerhed for at de stoffer de køber faktisk er den rene vare. Konsekvensen er at brugerne lider uforholdsmæssig last og risiko ved at indtage narkotika. Det er blandt andet derfor vi ser en stigende voldstendens i nattelivet, hvor størstedelen af de overfald der sker er narkorelateret.</p>
<p>Et tredje problem er de utrolige mængde penge, som den organiserede kriminalitet tjener på regeringens forfejlede narkopolitik. Regeringens strategi har hidtil været at bekæmpe rockerne og hash-handlen på Christiania. Men narkohandel er som et lille vandløb. Hvis regeringen smider en stor sten i vandet, så løber vandet bare et andet sted hen. Der er så mange penge i at handle med narko, at hver gang politiet fanger en narkohandler, så kommer der to nye til. Handlen er nu flyttet til indvandrebander, der vokser sig stærkere og stærkere dag for dag.</p>
<p>Ud over at den organiserede kriminalitet skovler flere og flere penge ind, hver gang regeringen øger indsatsen mod narko, så er der også andre der har interesse i at forbudet opretholdes. Den ene interessent er helt klart politiet, som nok bruger 90% af deres ressourcer på narkokriminalitet. Den anden interessent er indvandrefjendske politikere, som nu har et rigtigt godt argument for at regeringen skal lukke deres grænser endnu mere, nu når indvandrebanderne bliver mere og mere tydelige i gadebilledet. I realiteten har forbudet mod narko en selvforstærkende effekt.</p>
<p>De eneste der bøder for den forfejlede politik er de almindelige skatteborgere, der både må lide med øgede skatter og stigende kriminalitet. Halvhjertede løsninger med at give lægeordineret heroin til de hårdest belastede narkomaner er næppe en løsning der sænker kriminaliteten eller udbudet på gadeplan.</p>
<p>Den eneste reelle løsning på regeringens forfejlede forbud, er at legalisere al handel med og indtagelse af euforiserende stoffer.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dags att legalisera cannabis]]></title>
<link>http://vanstervindar.wordpress.com/?p=217</link>
<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 18:37:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erik Thor</dc:creator>
<guid>http://vanstervindar.wordpress.com/?p=217</guid>
<description><![CDATA[Det är Mobilisering mot Narkotika, ett statligt femårsprojekt med gigantisk budget, som ligger bak]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Det är Mobilisering mot Narkotika, ett statligt femårsprojekt med gigantisk budget, som ligger bakom hemsidan KnarkArBajs.Nu. På sidan kan man fylla i vilken typ av personlighet man är, och därefter få en personlig anledning till att inte pröva knark. Jag gjorde testet tre gånger och den främsta anledningen till att inte pröva knark är tydligen att jag inte ska stödja knarkligor och barnarbete, samt att jag inte kan veta säkert vad "festknarket" egentligen innehåller för ämnen.Låt oss då granska dessa argument noggrannare. Hur kommer det sig att det inte finns en inhemsk narkotikaindustri med bra löner och fackliga avtal? Och hur kommer det sig att "festknarket" ofta är orent och av okänd kvalitét? På grund av prohibitionismen naturligtvis! Prohibitionismen har gett oss en situation där bara kriminella kan producera narkotika och en svart marknad där substanserna kan vara väldigt opålitliga.</p>
<p>Som vanligt är det narkotikadebattens motpol - skadelindringsfilosofin - som får leverera lösningarna när prohibitionismen kommer till korta och då vi nått insikten att folk aldrig kommer att hålla sig ifrån narkotika bara för att vi liknar det vid exkrementer.</p>
<p>För att minska den organiserade brottslighetens inkomster kan vi dels ta marknaden för lätta droger ur händerna på dem genom legalisering. Cannabis kan odlas av licenserade svenska odlare under värdiga arbetsförhållanden och sedan säljas på en strängt reglerad marknad. Marknaden för de tyngre, dyrare och mer beroendeframkallande drogerna – främst heroin - kan kraftigt skadas genom legalförskrivningsprogram i och med att storkonsumenter då inte längre behöver vända sig till knarkligor för att få de droger de behöver.</p>
<p><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">För att minska risker och skador i samband med rekreationskonsumtion, ”festknarkande”, finns det bra initiativ i bland annat USA och Nederländerna (DanceSafe och DIMS) där rekreationskonsumenter kan lämna in sina droger för att få renhetsgraden testad och för att se om drogerna även innehåller något ännu giftigare än själva drogen, vilket ibland är fallet.</p>
<p></span></span></span></span></p>
<p> </p>
<p><em>/ Jocke, SSU Uppländare som gästbloggar. Sitter i distriktstyrelsen och är väldigt påläst inom just ämnet drogpolitik.</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah]]></title>
<link>http://kabargawat.wordpress.com/?p=45</link>
<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 13:26:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>kabargawat</dc:creator>
<guid>http://kabargawat.wordpress.com/?p=45</guid>
<description><![CDATA[Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah
Laporan : Chairu Dalpen-GipsiFM
KabarGawat-Aceh Tamiang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah" href="http://www.google.com" target="_blank"><strong>Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah</strong></a></p>
<p><em><span style="color:green;">Laporan : Chairu Dalpen-GipsiFM</span></em></p>
<p><strong><em><a title="Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah" href="http://gipsifm.wordpress.com" target="_blank">KabarGawat-Aceh Tamiang :</a> </em></strong>Sejumlah kalangan berangapan perlu dibuat qanun tentang larangan menjual rokok untuk anak usia sekolah, karena dianggap rokok merupakan salah satu penyebab keterlibatan anak usia sekolah dalam pengunaan narkoba.<!--more--></p>
<p>" Jadi didalam usia dini memang kita melihat dan cukup dikuatirkan anak-anak setingkat SD sudah mulai sebagai pecandu rokok, gara-gara rokok mereka semakin meningkatkan ingin mencoba hal-hal lain sehingga banyak sekarang ya...anak-anak dari SD, SMP, maupun SMA bahkan sampai ke Universitas banyak yang kecanduan dalam hal narkoba tadi."<br />
demikian Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Tamiang Andis Prawira, Kamis (26/6).</p>
<p>Dimana dengan membiarkan anak-anak usia sekolah menghisap rokok, maka besar kemungkinan mereka nanti dapat terjerumus dalam hal negatif lainnya akibat pengaruh candu nikotin yang terkandung dalam rokok.</p>
<p>Menurut Andis Prawira, dengan adanya qanun tentang larangan pedagang menjual rokok untuk anak usia sekolah, maka dapat dipastikan angka penguna narkoba yang kini sudah memasuki dunia anak sekolahan setidaknya dapat ditekan, selain peran serta orang tua dan masyarakat untuk dapat melakukan pengawasan ketat terhadap anak usia sekolahan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah]]></title>
<link>http://gipsifm.wordpress.com/?p=116</link>
<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 13:19:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>gipsifm</dc:creator>
<guid>http://gipsifm.wordpress.com/?p=116</guid>
<description><![CDATA[Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah
Laporan : Chairu Dalpen
GipsiFM-Aceh Tamiang : Sejumlah ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah" href="http://www.google.com" target="_blank"><strong>Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah</strong></a></p>
<p><em><span style="color:green;">Laporan : Chairu Dalpen</span></em></p>
<p><a title="Larangan Jual Rokok Untuk Anak Usia Sekolah" href="http://kabargawat.wordpress.com" target="_blank"><strong><em>GipsiFM-Aceh Tamiang</em></strong> :</a> Sejumlah kalangan berangapan perlu dibuat qanun tentang larangan menjual rokok untuk anak usia sekolah, karena dianggap rokok merupakan salah satu penyebab keterlibatan anak usia sekolah dalam pengunaan narkoba.<!--more--></p>
<p>" Jadi didalam usia dini memang kita melihat dan cukup dikuatirkan anak-anak setingkat SD sudah mulai sebagai pecandu rokok, gara-gara rokok mereka semakin meningkatkan ingin mencoba hal-hal lain sehingga banyak sekarang ya...anak-anak dari SD, SMP, maupun SMA bahkan sampai ke Universitas banyak yang kecanduan dalam hal narkoba tadi."<br />
demikian Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Tamiang Andis Prawira, Kamis (26/6).</p>
<p>Dimana dengan membiarkan anak-anak usia sekolah menghisap rokok, maka besar kemungkinan mereka nanti dapat terjerumus dalam hal negatif lainnya akibat pengaruh candu nikotin yang terkandung dalam rokok.</p>
<p>Menurut Andis Prawira, dengan adanya qanun tentang larangan pedagang menjual rokok untuk anak usia sekolah, maka dapat dipastikan angka penguna narkoba yang kini sudah memasuki dunia anak sekolahan setidaknya dapat ditekan, selain peran serta orang tua dan masyarakat untuk dapat melakukan pengawasan ketat terhadap anak usia sekolahan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Manfaat Mengkonsumsi Narkoba]]></title>
<link>http://djunaedird.wordpress.com/?p=730</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 16:59:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>djunaedird</dc:creator>
<guid>http://djunaedird.wordpress.com/?p=730</guid>
<description><![CDATA[
Harian Global menulis, tanggal 26 Juni adalah Hari Anti Narkotika Sedunia yang ditetapkan Perserika]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://djunaedird.files.wordpress.com/2008/06/logoglobals.gif"><img class="size-medium wp-image-733 alignleft" style="float:left;" src="http://djunaedird.wordpress.com/files/2008/06/logoglobals.gif?w=300" alt="" width="300" height="60" /></a></p>
<p><a href="http://www.harian-global.com/news.php?item.43002.43">Harian Global</a> menulis, tanggal 26 Juni adalah <span class="searchhighlight">Hari</span> <span class="searchhighlight">Anti</span> Narkotika Sedunia yang ditetapkan Perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB ).</p>
<p>Sejak tahun 1960-an, <span class="searchhighlight">narkoba</span> merajalela di seluruh dunia seperti wabah. Jumlah pemakai <span class="searchhighlight">narkoba</span> semakin banyak dan menimbulkan masalah sosial yang semakin serius.</p>
<p>Untuk menangani bahaya <span class="searchhighlight">narkoba</span> terhadap manusia, PBB sejak tahun 1987 menetapkan setiap tanggal 26 Juni sebagai <span class="searchhighlight">Hari</span> <span class="searchhighlight">Anti</span> Narkotika Sedunia untuk mengundang perhatian berbagai negara di dunia atas masalah <span class="searchhighlight">narkoba</span>, dan bersama-sama menanggulangi bahaya <span class="searchhighlight">narkoba</span>.</p>
<p><a href="http://djunaedird.files.wordpress.com/2008/06/header_bnn.gif"><img class="size-medium wp-image-732 alignleft" style="float:left;" src="http://djunaedird.wordpress.com/files/2008/06/header_bnn.gif?w=206" alt="" width="206" height="97" /></a><a href="http://www.bnn.go.id/konten.php?nama=ArtikelCegah&#38;op=detail_artikel_cegah&#38;id=76&#38;mn=2&#38;smn=e">Badan Narkotika Nasional</a> (BNN) menulis, <a class="berita_text">Tema Hari Anti Narkoba Internasional adalah : Apakah Narkoba Mengendalikan Hidupmu ? Kehidupanmu, Masyarakatmu ? Tidak ada tempat untuk narkoba. Tema ini berlaku selama 3 (tiga) tahun dengan konsentrasi :<br />
- Tahun 2007 :  Penyalahgunaan narkoba<br />
- Tahun 2008 :  Penanaman dan produksi gelap narkoba<br />
- Tahun 2009 :  Peredaran gelap narkoba</a></p>
<p>Sehubungan dengan ini, sedikit saya ingin menulis tentang pengalaman saya (dahulu kala), saat menghamba pada yang namanya Narboba, menyambung tulisan saya yang <a href="http://djunaedird.wordpress.com/2007/11/29/narkoba-alkohol-dan-shabu-shabu/">lalu</a>.</p>
<p>Saat menikmati yang namanya ganja, badan serasa melayang. Bila dalam hati ada rasa susah, maka akan menangis tersedulah kita. Kalau ada rasa senang, ketawalah kita sepuasnya. Kalau ada rasa marah, maka mendidihlah nafsu ini ingin menyerang siapa saja yang dianggap menantang dia. Dengan pendek, dengan meng-ganja, faktor dan kondisi emosional menjadi tanpa kendali. Semakin banyak kita mengkonsumsi, semakin berlipat itu emosional jadi memuncak.</p>
<p>Kalau minum alkohol, efeknya kepala jadi beras, ngomong jadi pelo, sering keseleo. Kalau terlalu banyak gerak, maka perut pasti mual dan muntah. Kalau terlalu banyak, juga demikian.</p>
<p>Kalau menelan pil penenang, bila tak lebih dari 5 - 10 butir, bawaannya jadi mudah marah, tak takjut pada siapa saja. Kalau lebih dari itu, maka segala persendian bakal lemas. Ndeprok tak bisa berjalan.</p>
<p>Kalau yang namanya candu, heroin, belum pernah saya coba. Apalagi yang terbaru - shabu-shabu. Soalnya saya sudah keburu pensiun dari yang namanya Narkoba.</p>
<p>Kesimpulannya, manfaat yang dirasakan hanyalah sesaat. Tapi mudhorotnya jelas banyak sekali. Banyak organ tubuh menjadi rusak. palagi bila pakai obat bius. Dalah-salah pada saat operasi (karena suatu kejadian) bakal tak mampu lagi bius bagi para penggunanya. Yang pasti biaya untuk bisa mengkonsumsi barang-barang haram itu, sangatlah mahal. Salah-salah bisa masuk bui, kalau ketangkep aparat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang]]></title>
<link>http://kabargawat.wordpress.com/?p=42</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 15:39:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>kabargawat</dc:creator>
<guid>http://kabargawat.wordpress.com/?p=42</guid>
<description><![CDATA[Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang
Laporan : Chairu Dalpen-GipsiFM
KabarGawat-Aceh Tam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang" href="http://www.google.com" target="_blank"><strong>Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang</strong></a></p>
<p><em><span style="color:green;">Laporan : Chairu Dalpen-GipsiFM</span></em></p>
<p><strong><em><a title="Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang" href="http://gipsifm.wordpress.com" target="_blank">KabarGawat-Aceh Tamiang :</a> </em></strong>Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Aceh Tamiang, sinyalir peredaran narkotika di kabupaten tersebut masih tergolong tinggi, indikasi terlihat dari jumlah penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kualasimpang  yang hampir 70% diantaranya merupakan narapidana dalam kasus narkotika.<!--more--></p>
<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Aceh Tamiang Awaluddin sebagai Ketua BNK Aceh Tamiang dalam acara pencanangan hari anti narkotika, Kamis (26/6).</p>
<p>" Kita ketahui bahwa daerah kita juga daerah lintasan penyaluran ganja dari Aceh menuju Medan, jadi dua arah dari Aceh juga dari wilayah daratan ke Medan, begitu juga sebaliknya dari Medan miras masuk ke Aceh, jadi Tamiang ini satu kawasan yang memang sangat strategis atau rawan terhadap narkoba tersebut." ujar Awaluddin.</p>
<p>Sementara Kapolres Aceh Tamiang, Hariyanta, menyebutkan pihaknya tetap mengoptimalkan penjagaan di perbatasan, namun dalam upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkotika perlu peran aktif masyarakat.</p>
<p>" Jadi kalau untuk keefektifan itu kriminal secara umum, tapi kalau untuk masalah narkoba ini Polisi tidak bisa kerja sendiri, masyarakat juga harus bekerja dan yang lebih banyak itu masyarakat, salah satu contoh, kita kalau tidak ada informasi dari masyarakat, kita juga tidak mengerti apa-apa." sebut Hariyanta.</p>
<p>Menurut Hariyanta, jumlah personil Polisi di Aceh Tamiang masih terbatas, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk di Tamiang dan luas daerah, " Sehingga peran serta masyarakat kita harapkan lebih aktif." harapnya.</p>
<p>Dalam acara peringatan tersebut, BNK beserta jajaran Muspida plus dan sejumlah lembaga lainnya melakukan pemusnahan dua ratusan kilogram ganja kering, dan lusinan minuman keras yang disita selama kurun waktu enam bulan belakangan ini.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang]]></title>
<link>http://gipsifm.wordpress.com/?p=115</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 15:33:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>gipsifm</dc:creator>
<guid>http://gipsifm.wordpress.com/?p=115</guid>
<description><![CDATA[Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang
Laporan : Chairu Dalpen
GipsiFM-Aceh Tamiang : Bada]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang" href="http://www.google.com" target="_blank"><strong>Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang</strong></a></p>
<p><em><span style="color:green;">Laporan : Chairu Dalpen</span></em></p>
<p><a title="Peredaran Narkotika Masih Tinggi di Aceh Tamiang" href="http://kabargawat.wordpress.com" target="_blank"><strong><em>GipsiFM-Aceh Tamiang : </em></strong></a>Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Aceh Tamiang, sinyalir peredaran narkotika di kabupaten tersebut masih tergolong tinggi, indikasi terlihat dari jumlah penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kualasimpang  yang hampir 70% diantaranya merupakan narapidana dalam kasus narkotika.<!--more--></p>
<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Aceh Tamiang Awaluddin sebagai Ketua BNK Aceh Tamiang dalam acara pencanangan hari anti narkotika, Kamis (26/6).</p>
<p>" Kita ketahui bahwa daerah kita juga daerah lintasan penyaluran ganja dari Aceh menuju Medan, jadi dua arah dari Aceh juga dari wilayah daratan ke Medan, begitu juga sebaliknya dari Medan miras masuk ke Aceh, jadi Tamiang ini satu kawasan yang memang sangat strategis atau rawan terhadap narkoba tersebut." ujar Awaluddin.</p>
<p>Sementara Kapolres Aceh Tamiang, Hariyanta, menyebutkan pihaknya tetap mengoptimalkan penjagaan di perbatasan, namun dalam upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkotika perlu peran aktif masyarakat.</p>
<p>" Jadi kalau untuk keefektifan itu kriminal secara umum, tapi kalau untuk masalah narkoba ini Polisi tidak bisa kerja sendiri, masyarakat juga harus bekerja dan yang lebih banyak itu masyarakat, salah satu contoh, kita kalau tidak ada informasi dari masyarakat, kita juga tidak mengerti apa-apa." sebut Hariyanta.</p>
<p>Menurut Hariyanta, jumlah personil Polisi di Aceh Tamiang masih terbatas, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk di Tamiang dan luas daerah, " Sehingga peran serta masyarakat kita harapkan lebih aktif." harapnya.</p>
<p>Dalam acara peringatan tersebut, BNK beserta jajaran Muspida plus dan sejumlah lembaga lainnya melakukan pemusnahan dua ratusan kilogram ganja kering, dan lusinan minuman keras yang disita selama kurun waktu enam bulan belakangan ini.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Penghargaan Lapas Narkotika Jakarta Terhadap Narapidana]]></title>
<link>http://hariery.wordpress.com/?p=11</link>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 02:49:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>hariery</dc:creator>
<guid>http://hariery.wordpress.com/?p=11</guid>
<description><![CDATA[Tanggal 19 Juni 2008 merupakan hari yang bersejarah khusunya bagi warga binaan  (Narapidana) yang ad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Tanggal 19 Juni 2008 merupakan hari yang bersejarah khusunya bagi warga binaan  (Narapidana) yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Narkotika Jakarta. Ini disebabkan adanya suatu kegiatan yang mengingatkan mereka pada nuansa pada jaman dulu sebelum mereka masuk ke dalam Lapas atau bahkan ketika mereka masih kecil.</p>
<p><!--more--><br />
Berdasarkan kebijakan dari Lapas Narkotika Jakarta dan dukungan dari seluruh narapidana Lapas Narkotika Jakarta, maka pada tanggal 18 -19 Juni 2008 memberikan kebebasan bagi narapidana untuk dikunjungi oleh keluarga, kerabat mereka secara "kontak langsung" atau istilah lain yang dipakai oleh lapas narkotika adalah "Kunjungan silaturahmi". Di sebut "kontak langsung/kunjungan silaturahmi" dikarenakan kunjungan yang biasa dilakukan yaitu keluarga hanya bias berbicara dengan narapidana/keluarganya melalui kaca atau istilah mereka "akuarium". Bukan itu saja, kunjungan ini juga hanya diadakan satu bulan sekali dan hanya diberikan waktu selama dua hari.<br />
Setelah acara tersebut selesai, pihak lapas memberikan penghargaan kepada narapidana berupa malam hiburan. Pada malam tersebut, pihak lapas menyuguhkan hiburan berupa nonton film layar tancap dan dangdut gerobak. Selain itu juga disediakan aneka jajanan seperti sate, soto, dll.<br />
Seluruh narapidana yang ada di lapas narkotika Jakarta diberikan kebebasan untuk menikmati acara malam hiburan tersebut sampai pukul 22.20 wib.<br />
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Narkotika Jakarta, Lilik Sujandi, Amd.IP, S.IP,M.Si. berkata : "Sebenarnya ini merupakan salah satu program dari kami dan sudah direncanakan pada jauh-jauh hari. Tapi untuk memilih hari yang tepat dibutuhkan waktu dan analisa."</p>
<p>Salah seorang narapidana yang enggan disebutkan namanya mengatakan : "Saya berpikir kenapa kegiatan ini bisa dilakukan di Lapas Narkotika Jakarta tanpa adanya keributan seperti yang terjadi di Lapas lainnya, saya mengambil kesimpulan bahwa ini adalah Lapas Narkotika dan penghuninya pun secara keseluruhan adalah mantan pengguna obat sehingga dalam pikiran mereka yang penting</p>
<p>mendapatkan hiburan/kesenangan."</p>
<p><a href="http://www.bigdaddypays.com/irham"><br />
<img src="http://www.searchbigdaddy.com/images/bigdaddy_ad_banner9.gif" alt="" /><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA - NARKOBA]]></title>
<link>http://sehatitupenting.wordpress.com/?p=5</link>
<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 04:02:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>jayasantika</dc:creator>
<guid>http://sehatitupenting.wordpress.com/?p=5</guid>
<description><![CDATA[DAMPAK FISIK
Adaptasi biologis tubuh kita terhadap penggunaan narkoba untuk jangka waktu yang lama b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAMPAK FISIK</strong><br />
Adaptasi biologis tubuh kita terhadap penggunaan narkoba untuk jangka waktu yang lama bisa dibilang cukup ekstensif, terutama dengan obat-obatan yang tergolong dalam kelompok downers. Tubuh kita bahkan dapat berubah begitu banyak hingga sel-sel dan organ-organ tubuh kita menjadi tergantung pada obat itu hanya untuk bisa berfungsi normal.<img alt="" /><br />
<a href="http://sehatitupenting.files.wordpress.com/2008/06/narkoba.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-6" src="http://sehatitupenting.wordpress.com/files/2008/06/narkoba.jpg?w=114" alt="narkoba, obat terlarang, napza" width="114" height="156" /></a><br />
Salah satu contoh adaptasi biologis dapat dilihat dengan alkohol. Alkohol mengganggu pelepasan dari beberapa transmisi syaraf di otak. Alkohol juga meningkatkan cytocell dan mitokondria yang ada di dalam liver untuk menetralisir zat-zat yang masuk. Sel-sel tubuh ini menjadi tergantung pada alcohol untuk menjaga keseimbangan baru ini.</p>
<p>Tetapi, bila penggunaan narkoba dihentikan, ini akan mengubah semua susunan dan keseimbangan kimia tubuh. Mungkin akan ada kelebihan suatu jenis enzym dan kurangnya transmisi syaraf tertentu. Tiba-tiba saja, tubuh mencoba untuk mengembalikan keseimbangan didalamnya.  Biasanya, hal-hal yang ditekan/tidak dapat dilakukan tubuh saat menggunakan narkoba, akan dilakukan secara berlebihan pada masa Gejala Putus Obat (GPO) ini.</p>
<p>Misalnya, bayangkan efek-efek yang menyenangkan dari suatu narkoba dengan cepat berubah menjadi GPO yang sangat tidak mengenakkan saat seorang pengguna berhenti menggunakan narkoba seperti heroin/putaw. Contoh: Saat menggunakan seseorang akan mengalami konstipasi, tetapi GPO yang dialaminya adalah diare, dll.<br />
<!--more--><br />
GPO ini juga merupakan ‘momok’ tersendiri bagi para pengguna narkoba. Bagi para pecandu, terutama, ketakutan terhadap sakit yang akan dirasakan saat mengalami GPO merupakan salah satu alasan mengapa mereka sulit untuk berhenti menggunakan narkoba, terutama jenis putaw/heroin. Mereka tidak mau meraskan pegal, linu, sakit-sakit pada sekujur tubuh dan persendian, kram otot, insomnia, mual, muntah, dll yang merupakan selalu muncul bila pasokan narkoba kedalam tubuh dihentikan.</p>
<p>Selain ketergantungan sel-sel tubuh, organ-organ vital dalam tubuh seperti liver, jantung, paru-paru, ginjal,dan otak juga mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang narkoba. Banyak sekali pecandu narkoba yang berakhiran dengan katup jantung yang bocor, paru-paru yang bolong, gagal ginjal, serta liver yang rusak. Belum lagi kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus {Hepatitis C dan HIV/AIDS} yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna jarum suntik.</p>
<p><strong>DAMPAK MENTAL</strong><br />
Selain ketergantungan fisik, terjadi juga ketergantungan mental. Ketergantungan mental ini lebih susah untuk dipulihkan daripada ketergantungan fisik. Ketergantungan yang dialami secara fisik akan lewat setelah GPO diatasi, tetapi setelah itu akan muncul ketergantungan mental, dalam bentuk yang dikenal dengan istilah ‘sugesti’. Orang seringkali menganggap bahwa sakaw dan sugesti adalah hal yang sama, ini adalah anggapan yang salah. Sakaw bersifat fisik, dan merupakan istilah lain untuk Gejala Putus Obat, sedangkan sugesti adalah ketergantungan mental, berupa munculnya keinginan untuk kembali menggunakan narkoba. Sugesti ini tidak akan hilang saat tubuh sudah kembali berfungsi secara normal.</p>
<p>Sugesti ini bisa digambarkan sebagai suara-suara yang menggema di dalam kepala seorang pecandu yang menyuruhnya untuk menggunakan narkoba. Sugesti seringkali menyebabkan terjadinya 'perang' dalam diri seorang pecandu, karena di satu sisi ada bagian dirinya yang sangat ingin menggunakan narkoba, sementara ada bagian lain dalam dirinya yang mencegahnya. Peperangan ini sangat melelahkan... Bayangkan saja bila Anda harus berperang melawan diri Anda sendiri, dan Anda sama sekali tidak bisa sembunyi dari suara-suara itu karena tidak ada tempat dimana Anda bisa sembunyi dari diri Anda sendiri... dan tak jarang bagian dirinya yang ingin menggunakan narkoba-lah yang menang dalam peperangan ini. Suara-suara ini seringkali begitu kencang sehingga ia tidak lagi menggunakan akal sehat karena pikirannya sudah terobsesi dengan narkoba dan nikmatnya efek dari menggunakan narkoba. Sugesti inilah yang seringkali menyebabkan pecandu relapse. Sugesti ini tidak bisa hilang dan tidak bisa disembuhkan, karena inilah yang membedakan seorang pecandu dengan orang-orang yang bukan pecandu. Orang-orang yang bukan pecandu dapat menghentikan penggunaannya kapan saja, tanpa ada sugesti, tetapi para pecandu akan tetap memiliki sugesti bahkan saat hidupnya sudah bisa dibilang normal kembali. Sugesti memang tidak bisa disembuhkan, tetapi kita dapat merubah cara kita bereaksi atau merespon terhadap sugesti itu.</p>
<p>Dampak mental yang lain adalah pikiran dan perilaku obsesif kompulsif, serta tindakan impulsive. Pikiran seorang pecandu menjadi terobsesi pada narkoba dan penggunaan narkoba. Narkoba adalah satu-satunya hal yang ada didalam pikirannya. Ia akan menggunakan semua daya pikirannya untuk memikirkan cara yang tercepat untuk mendapatkan uang untuk membeli narkoba. Tetapi ia tidak pernah memikirkan dampak dari  tindakan yang dilakukannya, seperti mencuri, berbohong, atau sharing needle karena perilakunya selalu impulsive, tanpa pernah dipikirkan terlebih dahulu.</p>
<p>Ia juga selalu berpikir dan berperilaku kompulsif, dalam artian ia selalu mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama. Misalnya, seorang pecandu yang sudah keluar dari sebuah tempat pemulihan sudah mengetahui bahwa ia tidak bisa mengendalikan penggunaan narkobanya, tetapi saat sugestinya muncul, ia akan berpikir bahwa mungkin sekarang ia sudah bisa mengendalikan penggunaannya, dan akhirnya kembali menggunakan narkoba hanya untuk menemukan bahwa ia memang tidak bisa mengendalikan penggunaannya! Bisa dikatakan bahwa dampak mental dari narkoba adalah mematikan akal sehat para penggunanya, terutama yang sudah dalam tahap kecanduan. Ini semua membuktikan bahwa penyakit adiksi adalah penyakit yang licik, dan sangat berbahaya.</p>
<p><strong>DAMPAK EMOSIONAL</strong><br />
Narkoba adalah zat-zat yang mengubah mood seseorang (mood altering substance). Saat menggunakan narkoba, mood, perasaan, serta emosi seseorang ikut terpengaruh. Salah satu efek yang diciptakan oleh narkoba adalah perubahan mood. Narkoba dapat mengakibatkan ekstrimnya perasaan, mood atau emosi penggunanya. Jenis-jenis narkoba tertentu, terutama alkohol dan jenis-jenis narkoba yang termasuk dalam kelompok uppers seperti Shabu-shabu, dapat memunculkan perilaku agresif yang berlebihan dari si pengguna, dan seringkali mengakibatkannya melakukan perilaku atau tindakan kekerasan. Terutama bila orang tersebut pada dasarnya memang orang yang emosional dan bertemperamen panas.</p>
<p>Ini mengakibatkan tingginya domestic violence dan perilaku abusive dalam keluarga seorang alkoholik atau pengguna Shabu-shabu. Karena pikiran yang terobsesi oleh narkoba dan penggunaan narkoba, maka ia tidak akan takut untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap orang-orang yang mencoba menghalaginya untuk menggunakan narkoba. Emosi seorang pecandu narkoba sangat labil dan bisa berubah kapan saja. Satu saat tampaknya ia baik-baik saja, tetapi di bawah pengaruh narkoba semenit kemudian ia bisa berubah menjadi orang yang seperti kesetanan, mengamuk, melempar barang-barang, dan bahkan memukuli siapapun yang ada di dekatnya. Hal ini sangat umum terjadi di keluarga seorang alkoholik atau pengguna Shabu-shabu. Mereka tidak segan-segan memukul istri atau anak-anak bahkan orangtua mereka sendiri. Karena melakukan semua tindakan kekerasan itu di bawah pengaruh narkoba, maka terkadang ia tidak ingat apa yang telah dilakukannya.</p>
<p>Saat seseorang menjadi pecandu, ada suatu kepribadian baru yang muncul dalam dirinya, yaitu kepribadian pecandu atau kepribadian si junkie. Kepribadian yang baru ini tidak peduli terhadap orang lain, satu-satunya hal yang penting baginya adalah bagaimana cara agar ia tetap bisa terus menggunakan narkoba. Ini sebabnya mengapa ada perubahan emosional yang tampak jelas dalam diri seorang pecandu. Seorang anak yang tadinya selalu bersikap manis, sopan, riang, dan jujur berubah total mejadi seorang pecandu yang brengsek, pemurung, penyendiri, dan jago berbohong dan mencuri.</p>
<p>Adiksi terhadap narkoba membuat seseorang kehilangan kendali terhadap emosinya. Seorang pecandu acapkali bertindak secara impuls, mengikuti dorongan emosi apapun yang muncul dalam dirinya. Dan perubahan yang muncul ini bukan perubahan ringan, karena pecandu adalah orang-orang yang memiliki perasaan dan emosi yang sangat mendalam. Para pecandu seringkali diselimuti oleh perasaan bersalah, perasaan tidak berguna, dan depresi mendalam yang seringkali membuatnya berpikir untuk melakukan tindakan bunuh diri.</p>
<p>Perasaan-perasaan ini pulalah yang membuatnya ingin terus menggunakan, karena salah satu efek narkoba adalah mematikan perasaan dan emosi kita. Di bawah pengaruh narkoba, ia dapat merasa senang dan nyaman, tanpa harus merasakan perasaan-perasaan yang tidak mengenakkan. Tetapi… perasaan-perasaan ini tidak hilang begitu saja, melainkan ‘terkubur hidup-hidup’ di dalam diri kita. Dan saat si pecandu berhenti menggunakan narkoba, perasaan-perasaan yang selama ini ‘mati’ atau ‘terkubur’ dalam dirinya kembali bangkit, dan di saat-saat seperti inilah pecandu membutuhkan suatu program pemulihan, untuk membantunya menghadapi dan mengatasi perasaan-perasaan sulit itu.</p>
<p>Satu hal juga yang perlu diketahui adalah bahwa salah satu dampak buruk narkoba adalah mengakibatkan pecandu memiliki suatu retardasi mental dan emosional. Contoh seorang pecandu berusia 16 tahun saat ia pertama kali menggunakan narkoba, dan saat ia berusia 26 tahun ia berhenti menggunakan narkoba. Memang secara fisik ia berusia 26 tahun, tetapi sebenarnya usia mental dan emosionalnya adalah 16 tahun. Ada 10 tahun yang ‘hilang’ saat ia menggunakan narkoba. Ini juga sebabnya mengapa ia tidak memiliki pola pikir dan kestabilan emosi seperti layaknya orang-orang lain seusianya.</p>
<p><strong>DAMPAK SPIRITUAL</strong><br />
Adiksi terhadap narkoba membuat seorang pecandu menjadikan narkoba sebagai prioritas utama didalam kehidupannya. Narkoba adalah pusat kehidupannya, dan semua hal/aspek lain dalam hidupnya berputar di sekitarnya. Tidak ada hal lain yang lebih penting daripada narkoba, dan ia menaruh kepentingannya untuk menggunakan narkoba di atas segala-galanya. Narkoba menjadi jauh lebih penting daripada istri, suami, pacar, anak, orangtua, sekolah, pekerjaan, dll.</p>
<p>Ia berhenti melakukan aktivitas-aktivitas yang biasa ia lakukan sebelum ia tenggelam dalam penggunaan narkobanya. Ia tidak lagi melakukan hobi-hobinya, menjalani aktivitas normal seperti sekolah, kuliah, atau bekerja seperti biasa, bila sebelumnya ia termasuk rajin beribadah bisa dipastikan ia akan menjauhi kegiatan yang satu ini, apalagi dengan khotbah agama yang selalu didengar bahwa orang-orang yang menggunakan narkoba adalah orang-orang yang berdosa.</p>
<p>Ini menyebabkan pecandu seringkali hidup tersolir, ia hidup dalam dunianya sendiri dan mengisolasi dirinya dari dunia luar, yaitu dunia yang tidak ada hubungannya dengan narkoba. Ia menjauhi keluarga dan teman-teman lamanya, dan mencari teman-teman baru yang dianggap sama dengannya, yang dianggap dapat memahaminya dan tidak akan mengkuliahinya tentang penggunaan narkobanya.</p>
<p>Narkoba dianggap sebagai sahabat yang selalu setia menemaninya. Orangtua bisa memarahinya, teman-teman mungkin menjauhinya, pacar mungkin memutuskannya, bahkan Tuhan mungkin dianggap tidak ada, tetapi narkoba selalu setia dan selalu dapat memberikan efek yang diinginkannya…</p>
<p>Secara spiritual, Narkoba adalah pusat hidupnya, dan bisa dikatakan menggantikan posisi Tuhan. Adiksi terhadap narkoba membuat penggunaan narkoba menjadi jauh lebih penting daripada keselamatan dirinya sendiri. Ia tidak lagi memikirkan soal makan, tertular penyakit bila sharing needle, tertangkap polisi, dll.</p>
<p>Adiksi adalah penyakit yang mempengaruhi semua aspek hidup seorang manusia, dan karenanya harus disadari bahwa pemulihan bagi seorang pecandu tidak hanya bersifat fisik saja, tetapi juga harus mencakup ketiga aspek lainnya sebelum pemulihan itu dapat dianggap sebagai suatu pemulihan yang sebenarnya.</p>
<p><strong>RETARDASI</strong><br />
Retardasi sering dikaitkan dengan keterbelakangan mental. Seperti yang telah kita ketahui bersama, dalam dunia adiksi, penyakit mempengaruhi fisik, mental, emosional, dan spiritual seseorang. Memang secara fisik mungkin tidak terlalu kelihatan, tetapi ketiga aspek lainnya sudah sangat terpengaruh. Bahkan seringkali dikatakan bahwa seorang pecandu usia mentalnya akan berhenti pada usia saat dia mulai memakai drugs.</p>
<p>Katakanlah seorang pecandu mulai memakai drugs saat ia berusia 16 tahun. Maka usia mentalnya adalah 16 tahun, meskipun saat ia masuk kedalam pemulihan ia telah berusia 26 tahun. Bisa dikatakan ia mengalami retardasi mental, emosional, dan spiritual. Memang keadaannya ini tidak seperti keadaan para pasien down syndrome, yang retardasi mentalnya lebih jelas terlihat, bahkan secara fisik, karena memiliki karakteristik fisik yaitu Mongolian face. Tetapi tetap saja ini membuatnya tidak dapat berfungsi sebagai manusia yang seutuhnya.</p>
<p>Retardasi yang dialami pecandu adalah ketidakmampuannya berpikir dan membuat keputusan seperti layaknya orang-orang normal seusianya. Kedewasaan emosionalnya juga mengalami retardasi, ia tidak sedewasa orang-orang sekitarnya (yang bukan pecandu) dalam mengendalikan emosinya. Keadaan spiritualnya apalagi. Dan kita sama sekali tidak membicarakan soal agama. Spiritual disini lebih berarti hubungannya dengan dirinya sendiri, dengan orang-orang disekitarnya, dan dengan apapun yang diyakininya.</p>
<p>Retardasi mental. Pola pikir pecandu seringkali tidak mencerminkan usianya yang sebenarnya. Ini dikarenakan pemikiran pecandu seringkali berpusat pada prinsip kesenangan. Ia luar biasa takut dengan tanggung jawab. Ia juga tidak mampu untuk membuat suatu komitmen. Ia tidak dapat membuat suatu komitmen yang bertanggung jawab.</p>
<p>Retardasi emosional. Pecandu tidak mampu mengendalikan emosinya. Ia akan cenderung ekstrim dalam merasa dan mengungkapkan perasaan dan emosinya, belum lagi ada mood swing yang bagaikan roller coaster yang dialami oleh pecandu. Ia tidak memiliki kestabilan emosi yang dimiliki oleh orang-orang seusianya.</p>
<p>Retardasi spiritual. Hubungan antara pecandu dengan dirinya sendiri, atau dengan orang lain, apalagi dengan Kekuatan Lebih Tinggi (apapun bentuknya) bisa dikatakan hampir tidak ada, atau kalaupun ada sama sekali tidak sehat. Retardasi pada bayi-bayi junkie juga seringkali ditemukan. Hal ini disebabkan ia juga terkena pengaruh dari narkoba yang dikonsumsi oleh ibunya</p>
<p>Diambil Dari www.whandi.net</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bahaya Hepatitis B]]></title>
<link>http://vaksinsera.wordpress.com/?p=5</link>
<pubDate>Thu, 29 May 2008 05:10:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>Arham</dc:creator>
<guid>http://vaksinsera.wordpress.com/?p=5</guid>
<description><![CDATA[Gejala Hepatitis B
Gejala  mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata k]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;">Gejala Hepatitis B</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Gejala<span>  </span>mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0 0 10pt;"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">                                                                                            </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:14pt;"><span style="font-family:Calibri;">Resiko Tertular<span>  </span>Penyakit Hepatitis B </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Penularan dapat melalui <strong>jarum suntik</strong> atau <strong>pisau yang terkontaminasi,</strong> <strong>transfusi darah</strong> dan <strong>gigitan manusia</strong>.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><strong><span>Penggunaan alat-alat kebersihan seperti sikat gigi, gelas, piring<span>  </span>makan secara bersama-sama juga bisa menjadi media penularan virus hepatitis B</span></strong><span>.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Umumnya penularan tersebut terjangkit dengan <strong>cara pertukaran cairan tubuh</strong></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Merupakan risiko tertular hepatitis B adalah <strong>pecandu narkotika,</strong> orang yang mempunyai banyak pasangan seksual.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">ibu kepada anak saat melahirkan bayi</span></span><span style="color:windowtext;"><strong></strong> <br />
<!--more--><br />
</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Perkiraan para ahli penyakit menular, di dunia setiap tahun sekitar <strong>10 hingga 30 juta orang terjangkit virus hepatitis B</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Secara umum penyakit hepatitis B bisa menyerang siapa pun dari semua golongan umur. Tetapi umumnya <strong>yang terinfeksi adalah orang pada usia produktif</strong>. Keadaan ini tentu merugikan karena usia produktif amat dibutuhkan masyarakat suatu bangsa yang sedang giat melaksanakan pembangunan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><strong><span><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;">Presiden Perkumpulan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Prof Dr Laurentius A Lesmana, </span><span style="font-size:small;"><strong><span>mengungkapka</span></strong><span>n tingkat <strong>prevalensi penyakit hepatitis B di Indonesia</strong> sebenarnya cukup tinggi. Secara keseluruhan <strong>jumlahnya mencapai 13,3 juta penderita</strong>. Dari sisi jumlah, <strong>Indonesia</strong><strong> ada di urutan ketiga setelah Cina (123,7 juta) dan India (30-50 juta) penderita</strong>. "Tingkat prevalensi di Indonesia antara 5 hingga 10 persen,". </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Pada level dunia, penderita hepatitis B memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Menurut Prof Lesmana, jumlah penderita hepatitis B di kawasan Asia Pasifik memang lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Hal itu bisa terjadi karena di Eropa atau Amerika, hepatitis B diderita oleh orang dewasa. Sedangkan di Asia Pasifik umumnya diidap oleh kalangan usia muda. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Pertumbuhan penderita hepatitis B tersebut, lanjut Prof Laurentius dipengaruhi oleh masalah demografi, social dan faktor lingkungan. Di sisi lain juga karena faktor virus yaitu genotip dan mutasi virus. Secara genotip, Indonesia merupakan daerah menonjol untuk jenis hepatitis B dan C. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><strong><span>Menurut Prof Lesmana, pemerintah seharusnya memperhatikan juga penyakit hepatitis B sejajar dengan penyakit ginjal dan penyakit lainnya seperti HIV/AIDS dan flu burung.</span></strong><span> Pemerintah mestinya memasukkannya ke program Askeskin sehingga bisa meringankan pasien di Indonesia. "Ini yang sedang kita perjuangkan," katanya. (Mangku)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-family:Calibri;"><span style="font-size:14pt;">Akibat Penyakit Hepatitis B </span></span></strong></div>
<div><strong><span style="font-family:Calibri;"> </span></strong></div>
<div><strong><span style="font-family:Calibri;"> </span></strong></div>
<p><strong><span style="font-family:Calibri;"> </p>
<p></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penyakit Hepatitis B yang telah kronis <span> </span>mengakibatkan <strong>kerusakan hati</strong>. Sifat kekronisan ini telah membawa hati ke tahap sirosis <span> </span>hati akibat virus. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Oleh karena itu hepatitis B adalah satu di antara penyakit menular yang berbahaya. Virus hepatitis menyerang hati dan mengakibatkan <strong>peradangan hat</strong>i. Sebenarnya terdapat tujuh macam virus hepatitis yaitu A, B, C, D, E, F, dan G. Namun di antara ketujuh itu <strong>hepatitis B yang berbahaya sebab dapat mengarah menjadi kanker hati penyebab kematian. </strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;"> </span></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Trinitatis]]></title>
<link>http://viddal.wordpress.com/?p=14</link>
<pubDate>Sun, 18 May 2008 05:22:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>viddal</dc:creator>
<guid>http://viddal.wordpress.com/?p=14</guid>
<description><![CDATA[Faderen, Sønnen og Den Hellige Ånd er gått ut på dato, og vi krever et nytt trekløver, en ny tr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faderen, Sønnen og Den Hellige Ånd er gått ut på dato, og vi krever et nytt trekløver, en ny treenighet å tro på.</strong></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.kipar.org/piratical-resources/flags/crossed-swords.jpg" alt="" /></p>
<p>I virkelighetens verden har vi <a title="plutokrati" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Plutocracy" target="_blank">plutokrati</a> og statlig distribusjon av «illegale» <a title="statlig narkotikasmugling" href="http://en.wikipedia.org/wiki/CIA_drug_trafficking" target="_blank">narkotiske stoffer</a>, samtidig som våre ledere gjør alt for å skremme oss med en terrorisme <a title="falskflagg-terrorisme" href="http://en.wikipedia.org/wiki/False_flag" target="_blank">de selv står bak</a> – via mellommenn. Dette er imidlertid en virkelighet som de ikke kan selge til folket – et folk som på sin side ugjerne vil høre en slik virkelighetsbeskrivelse. Den er jo for det første både nedslående og deprimerende.</p>
<p>Enter the new Trinity. Treenigheten av <a title="demokratitro" href="http://en.wikipedia.org/wiki/National_Endowment_for_Democracy" target="_blank">demokratitro</a>, narkotikabekjempelsestro og terrorkrigtro. De tre er egentlig én og samme sak: Statstro. Etter denne liturgien er staten grunnleggende god. Staten er din venn. Staten vil deg vel, og staten vil beskytte deg mot narkotika og skumle terrorister, samtidig som du inviteres til alskens debatter og avstemninger om samfunnets retning. Vi må tro på dette for å holde ut med oss selv som sosiale insekter.</p>
<p><span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/d9zFt6M_GLo'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/d9zFt6M_GLo&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tren Psikotropika Baru]]></title>
<link>http://guegoblog.wordpress.com/?p=25</link>
<pubDate>Sun, 11 May 2008 13:36:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>Piko</dc:creator>
<guid>http://guegoblog.wordpress.com/?p=25</guid>
<description><![CDATA[Mengutip ulasan KOMPAS Cetak Sabtu lalu membuat saya, yang mudah-mudahan beberapa bulan lagi dikarun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Mengutip ulasan KOMPAS Cetak Sabtu lalu membuat saya, yang mudah-mudahan beberapa bulan lagi dikaruniai anak, semakin bergidik memikirkan masa depan generasi sesudah kita-kita ini. </span><span style="font-size:10pt;">Bagaimana tidak, bukannya semakin berkurang jenis narkotika dan obat terlarang lainnya, tetapi semakin bertambah saja jenisnya. Salah satunya, dan mulai banyak digandrungi masyarakat pecinta narkoba adalah zat ketamine atau dikenal dengan Serbuk Surga. </span></p>
<p class="MsoNormal"><img class="alignleft" style="float:left;margin-left:10px;margin-right:10px;" src="http://www.usdoj.gov/dea/pubs/abuse/images/ketamine.jpg" alt="Ketamine serbuk" width="118" height="84" /> <span style="font-size:10pt;">Zat ini sebenarnya merupakan  obat yang sering dipakai sebagai zat anesthetic di bidang kedokteran dan kedokteran hewan. </span><span style="font-size:10pt;">Ketamine merupakan sejenis zat kimia serupa phencyclidine dan tiletamine yang mampu membuat pengguna merasakan halusinasi, kehilangan kontrol keseimbangan, hingga kecenderungan agresif dan berlaku kekerasan. Bagi para <em>'penyalahguna'</em>, yang kebanyakan adalah pecinta dunia gemerlap (dugem), zat ini mulai digemari karena mempunyai efek seperti halnya ekstasi. Cara penyalahgunaannya pun bermacam-macam, dari mulai dihisap melalui hidung, dicampur dengan tembakau, hingga disuntik langsung secara intravaskular. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;">Sangat dikhawatirkan suatu saat zat kimia berbahaya ini tidak hanya dikonsumsi oleh kalangan seputar dugem saja namun menyebar ke masyarakat luas seperti halnya putau, ekstasi, dan banyak obat terlarang lainnya yang dikonsumsi oleh segolongan masyarakat secara illegal, tanpa mereka harus ke tempat-tempat dugem.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[NARKOBA Jenis Baru Bernama "Strawberry Quick"]]></title>
<link>http://agissugiana.wordpress.com/?p=50</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 12:19:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>Agis Sugiana</dc:creator>
<guid>http://agissugiana.wordpress.com/?p=50</guid>
<description><![CDATA[
Perlu kita waspadai, telah beredar disekolah-sekolah sesuatu yang mengerikan.
NARKOBA Crystal berbe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte vml 1]&#38;gt; &#38;lt;![endif]--></p>
<p style="text-align:justify;">Perlu kita waspadai, telah beredar disekolah-sekolah sesuatu yang mengerikan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">NARKOBA</span> Crystal berbentuk bulat, mirip dengan permen POP ROCK rasa Strawbery (kalau kita kemut bisa berdesis di dalam mulut). Aromanya persis seperti Strawbery dan saat ini sudah beredar bebas di lingkungan sekolah. Namanya Strawberry Meth atau Strawberry Quick. ini dia bentuknya :</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://agissugiana.files.wordpress.com/2008/05/narkoba.jpg"><img class="size-medium wp-image-51" src="http://agissugiana.wordpress.com/files/2008/05/narkoba.jpg?w=280" alt="Strawberry Quick" width="286" height="214" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Anak-anak berpikir bahwa barang tersebut adalah PERMEN (gula-gula), berhati-hatilah karana permen ini dapat menyebabkan kondisi sang anak bisa masuk RS dan ketagihan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain rasa diatas dapat juga dalam rasa Coklat, kacang, Cola, chery, anggur dan rasa jeruk.</p>
<p style="text-align:justify;">Peringatkan anak kita untuk tidak menerima Permen Jenis ini dari orang-2 yang tidak kita kenal, meskipun dari teman mereka atau dari siapapun.</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
